Skip to main content

Caecilia Bernadette

Gadis itu berambut cokelat emas. Dia berjalan dengan sepatu hitamnya ke arah toilet. Kulit putihnya tampak pucat saat matahari menerpanya. Tatapan matanya yang tajam namun halus seakan-akan membekukan sepanjang dinding menara.
Hatinya yang bahagia karena diterima di Malgoraitea mengembangkan senyum kecil di bibirnya. Tapi keadaan tiba-tiba jadi misterius. Lampu putih yang cahayanya berpendar menjadi kuning membuat gadis itu mual. Sempat ia mendengar seseorang berjalan ke arahnya. Seseorang yang memakai sepatu hak tinggi dan diselubungi tirai ungu janda. Seseorang yang berdiri di depan matanya.
Pengelihatan gadis itu semakin kabur. Samar-samar ia mendengar bunyi desis tabung gas yang tak lain adalah oksigen bawah tanah—tepat di mana ia berada. Lalu ia terbatuk. Tubuhnya terkulai lemah dan lemas, kulitnya mengering—akibat udara tadi—bibirnya putih pucat.
Sementara orang tadi kemudian membungkuk di depannya. Namun gadis itu tidak mampu melihat dengan jelas lagi. Terakhir yang dia rasakan, napasnya bertambah cepat dan auranya sedang ditarik keluar dari tubuhnya. Aura yang dingin berganti menusuknya.
Gadis itu, pergi.
***
“Nel, kudengar akan ada anak baru di sekolah,” sahut Laura.
Anelie terperangah. “Benar? Seperti apa dia?”
“Caecilia Bernadette—saudara kembar Cassy.” Sean berujar.
“Oh... Turis lagi, bukan?” tebak Anelie tersenyum hambar.
“Dan satu lagi,” ujar Rachel mendongak ke jendela.
“Apa itu?”
“Dia juga Slytherswan. Dia dulunya ialah primadona Biologi,”
“Anak-anak, perkenalkan teman baru kalian. Namanya Caecilia Bernadette. Kalian bisa memanggilnya Adette,” ujar Master Viola di kelas Biologi.
“Hi all. My name’s Adette,” ujar gadis berambut bronze itu.
Sejenak, saat nama Adette disebutkan, nurani Anelie bergeming lalu membara panas. Suatu sensasi aneh menggugahnya—dan semakin panas ketika ia bertemu mata Adette. Mata hijau tua yang mengkilat berubah menjadi ungu tua bening—warna lapis lazuli—lalu mengkilat lagi menjadi hijau tua...
Don’t ever try to guess me. I’m not who I am. You would never know who I really am... kata suara itu dalam benak Anelie.
“Apa yang terjadi ini sebenarnya?” tanyanya pada diri sendiri.
“Nah sekarang aku punya tugas untuk kalian. Tema pelajaran kita awal tahun ini adalah “Biota Laut”. Aku ingin kalian membuat esai tentang ubur-ubur. Catat semua yang kalian ketahui. Sertakan gambar lebih baik. Tentu saja kalian bisa mencarinya di internet. Dan aku minta jika kalian mencari data tolong tidak sepenuhnya copy paste saja. Baca dulu, lalu edit ulang. Kalau bisa tambahkan sumbernya. Mengerti? Ada pertanyaan?” ujar Master Viola sambil memainkan pensil di tangannya.
“Kalau tidak ada, baiklah sekarang, ambil perkakas kalian dan kita turun ke laboraturium.” Master Viola terdiam saat semua muridnya membisu. “Aku bilang, sekarang.”
Dan semua anak langsung berdiri berhamburan ke lab.

Comments

Popular posts from this blog

The Ended of the Poetry

If the sun never shine to the world, you must ready to lighting your self... If the sky never accompany us to explain everything we want to know, prepare your self to care... If the stars and the moon never give light in the night, you must learn it... If the heart has die, don't you feel broke... It doesn't matter, but I'm sure it'll be hurt our mind... If the dream never decorate our night, we must ready to always open our eyes... If the hope has down, you must be brave and dare to started from early again... If the words never can complete this poetry, would you tell it to me?? If the hands never have a strength, could you remind me to wake up?? If the melody can't dancing into this last letter, would somebody remember this not-good poetry?? Why? Cause I think, the story just can LIVE in DREAMS, not in the real world... Why? Cause they said that this story has complicated... Why? Cause I didn't know what must I tell again... And, when this story began to life...

MALGORAITEA, the Legend Island of Horseny Cloud

Malgoraitea is an imagination place where the real of you can saw another world. This world is live milions year ago. Not all people can see Malgoraitea. This place can be real if person who fell it believe their herat. To see it, you must prepare your self--really prepare--until you ready to know it. it's not easy. It's hard. Malgoraitea have many kinds of life. There's a magic, dreams, hope, and feeling. Malgoraitea have a forest, which horse, white rabbit, and a dark door live there. You can learn and see unicorn, and know how they live, how they save their self. And if you feel very well to live in Malgoraitea, you must know many kinds of the dark, the magic, and the death. pupils who live here will teach you anything you must know. Don't you confuse when you learn all the things which that's the Salviedor's power. The Salviedor is the savior of Malgoraitea. They are a legend, but they are still live in every heart which believe on them. So, how to know t...

The Important People

Menjadi seorang keturunan Hazel tidak semudah yang bisa dibayangkan. Mrs. Stanva harus berjuang mati-matian menyembunyikan kunci rahasia Gludden Glow . Belakangan ini ia sering mendatangi Malz Kingdom Library lewat pintu rahasia untuk mengambil buku kopian tentang Malgoraitea dan segala pernak-perniknya. Anelie merupakan orang terpenting di Kingdom itu setelah head master . Ia tahu kata kunci untuk membuka kotak penyimpanan buku tersebut. Anelie mempunyai nama asli Atalanta Samantha Espinosa, tapi lebih akrab dengan Alta . Alta akan menampakan dirinya jika kembarannya Anelie memanggilnya. Biasanya Anelie memanggil untuk menanyakan sesuatu yang bersangkutan dengan pekerjaan di perkumpulannya. Alta mempunyai berbagai kenangan yang terlukis dalam jiwa angsanya, Cigno . Kenangan ini diburu penjahat DO'r untuk mendapatkan harta karun milik pohon Equenny. Pohon Equenny merupakan satu-satunya pohon kehidupan yang bisa bicara dalam dreams word . Harta itu ditempati dan disimpan di rumah...